benda mustika
Sekarang tanggal : 20th November 2019 - Buka jam 11.00 s/d jam 21.00 , Setiap Hari
Home » 1. Testimoni , Wisata Gaib dan Dunia Supranatural » Samurai Selendang, Samurai Sabuk Dan Samurai Roll

Mengupas Penipuan Pedang Samurai Selendang, Samurai Rool dan Samurai Sabuk dengan harga Milyaran

Kenapa judul kali ini saya memberikan nama – nama tersebut,,yaa karna tidak lain semakin maraknya mediator uka – uka alias tipu – tipu dan orang yang tidak paham mengenai samurai ( biasa orang indonesia sebut ) atau pedang serta banyak orang tertipu karenanya…yaitu karna ikut – ikut tidak jelas membayangkan fee ratusan juta bahkan milyaran sedangkan mereka tidak mengerti dan mendalami arti pedang jepang tersebut…disiini saya akan mencoba menjabarkan pengertiannya dan lainnya agar pengetahuan anda bertambah serta tidak buta oleh hal semu, fee milyaran, yang tidak akan pernah terjadi,, arti Samurai sendiri adalah sebutan bagi golongan / kelas sosial masyarakat Jepang jaman feodal ( equivalennya kelas kesatria ). Samurai berasal dari kata saburau,yang artinya ‘mengabdi’, jadi samurai dapat disebut sebagai kesatria yang mengabdi pada tuannya. dan katana atau biasa kita sebut  Pedang utama kaum samurai adalah pedang panjang yang disebut sebagai KATANA. Selain itu juga samurai menggunakan WAKISASHI ( pedang pendek ),TACHI ( pedang panjang / pedang kavaleri ),O DACHI ( pedang yang sangat panjang ).

Blog ini sedikit banyak saya ambil dari berbagai sumber terutama kaskus.co.id dengan salah satu master di bidang pedang yang memiliki ID Satsuzinken Mari kita mulai:

Nah, banyak cerita beredar, mengenai “pedang samurai” yang ditinggalkan oleh tentara jepang pada perang dunia kedua di Indonesia dengan segala kehebatan mistisnya, putus paku lah, putus kapas lah, tempel di rel kereta api meleleh lah, bisa potong tembok lah dll …
jadi dari pada pusing, mari kita bahas saja berdasar data dan fakta …kalau pedang sakti sampeyan gak ada disini jangan mewek ya, soalnya berarti itu PALSU
mari kita tetapkan parameter dulu :
1. pedang jepang peninggalan perang adalah perlengkapan MILITER, yang artinya distandarisasi … alias issued equipment
gak ada ceritanya serdadu satu kompi bawa bayonet, campur gobang, campur keris, campur kujang …
demikian pula pedang jepang ini memiliki ciri khas standar IJA (Imperial Japanese Army) yang distandarisasi
2. tidak ada sebijipun yang lentur lebay bisa dibuat sabuk … heheheheehe …
3. terlepas dari mountingnya, yang paling bernilai dari sebuah pedang jepang adalah BILAHNYA … gak ada ceritanya asahan intan hitam dll itu semua cerita bohong yang tidak berdasar

pedang militer jepang pada dikenal sebagai sebagai gunto (pedang militer) 軍刀
istilahnya adalah Shin 新(new), Kyu (old), Gunto (military sword), dimana Gun 軍 (military), To 刀 (sword)
jadi disebutnya Shin gunto, Kyu gunto, bukan “tujuh bintang”, “sembilan keong”, “roll”, “sabuk”, “kumang” (gak jelas apa kumang itu)
nih pas dipake sama personel militer jepang PD2 apa bisa meliuk – liuk atau lentur bro??

Pedang Jepang

Evolusinya:

mountinggunto1-1 mountinggunto2-1 mountinggunto3-1Sebenarnya, pedang jepang sudah mengalami evolusi dan berubah bentuknya dari abad ke abad. Dalam banyak kasus, ilmu tentang perubahan bentuk pedang (sugata) ini dapat membantu kita mengenali kapan sebuah pedang dibuat. Beberapa perubahan dikarenakan perubahan taktik perang, jenis armor (perisai pelindung) atau hanya perubahan mode yang lagi trend di Era itu

Sebenarnya kata “pedang samurai” juga tidak tepat, kata paling tepat dalam bahasa Indonesia adalah “pedang jepang.” Untuk lebih jelas, silahkan baca pelan-pelan sampai akhir ya … semoga tidak bosan

MARI KITA MULAI

periode sejarah jepang dibagi menjadi dua, periode waktu dan periode pedang, untuk mudahnya, silahkan lihat diagram dibawah, karena kata-kata dalam diagram itu akan banyak saya gunakan setelahnyaperiodPedang tertua (yang dibuat sebelum tahun 900 masehi) atau sebelum Era Heian disebut Pedang Jokoto, dengan bentuk khasnya yang lurus, datar, dangan sisi potong seperti pahat (kiriha-zukuri), dan ujung tusuk (kissaki) seperti pahat (kamasu kissaki). Beberapa malah dibuat dengan dua sisi potong. Pedang jenis ini biasa disebut CHOKUTO, yang kemungkinan dipengaruhi oleh pedang buatan China yang sampai ke Jepang lewat semenanjung Korea.

Jenis pedang ini masih dibuat di abad-abad berikut, tapi hanya digunakan sebagai persembahan kepada kuil, dan TIDAK dipakai untuk pertempuranchokuto 30743Chokuto-Heian-Sword-9-CentuAda juga satu jenis pedang yang dibuat pada Era ini, sekitar tahun 700 – 800 masehi, dengan ujung tajam pedang dibuat dua sisi (atas dan bawah) sampai sepertiga dari punggung pedang. Tipe paling terkenal dari jenis ini dibuat sekitar tahun 900 Masehi dan dikenal dengan Kogarasu-Maru Tachi (Pedang Burung Gagak Kecil). Karena bentuknya yang unik, pedang jenis ini juga masih dibuat berabad-abad kemudiankogarasumarugassanschoolPedang jepang tertua yang memiliki satu sisi potong dan melengkung (shinogi-zukuri tachi) berasal dari akhir Era Heian dan merupakan pedang kavaleri (maksudnya adalah digunakan dengan SATU TANGAN dari atas kuda) dan BUKAN dengan gaya samurai dua tangan yang sering kita lihat. Bilah pedang ini termasuk panjang untuk ukuran tinggi orang jepang, dengan rata-rata bilah diatas 70 cm (belum termasuk gagang pedang) dengan lengkungan maksimal ada di dekat gagang pedang (lihat gambar), dan ujung tusuk (kissaki pendek) dengan bilah pedang yang sempit (agak rapuh)Tachi-Kanehira-Heian-12th-CJadi :
TACHI = pedang kavaleri atau dalam bahasa bule = SABER
KATANA = pedang pasukan berjalan

Pada awal Era Kamakura, tachi (pedang kavaleri) menjadi lebih kuat, bilah pedang menjadi lebih lebar lengkungan yang dikurangi, tapi tetap dengan ujung tusuk pendek (ko kissaki), dan lengkungan yang tadi dekat dengan gagang mulai bergerak ke tengah pedang (tori-sori). Pada Era pertengahan Kamakura, tachi dibuat dengan lengkungan yang sangat minim, dan ujung tusuk sangat pendek (ikubi-kissaki)…Jenis pedang jepang yang sangat sering kita lihat di Era sekarang muncul di pertengahan Era Kamakura, dimana pedang yang dibuat menjadi lebih pendek daripada Era sebelumnya, dengan lengkungan yang dikurangi, dan ujung tusuk medium (chu kissaki)..Selama Era Nambokucho, pedang jepang menjadi flamboyan, dengan bilah yang lebar, sedikit lengkungan dan ujung tusuk yang panjang (o kissaki). Banyak chokuto (lihat diatas), pedang lurus juga diproduksi di Era ini, juga pedang no-dachi yang terkenal, dengan panjang pedang lebih dari 125 cm … tapi karena pedang super panjang ini susah digunakan, akhirnya gaya ini ditinggalkanTachi-Rai-Kunimitsu-Kamakura13thcenturyPerubahan bentuk pedang paling banyak terjadi pada awal Era Muromachi, karena taktik perang berubah dari kavaleri menjadi infanteri … inilah KELAHIRAN KATANA … !!

Katana awal tidak lebih dari tachi (pedang kavaleri) yang dipendekkan, dan karena itu memiliki bentuk sama dengan pedang dari Era Kamakura. Katana lebih pendek dari tachi, dan dipakai dengan sisi tajam menghadap ke atas (tachi dipakai dengan sisi tajam menghadap ke bawah), dimana pemakaian ini memudahkan pedang dicabut dari posisi berdiri oleh samurai berjalan
Katana Era Muromachi adalah bentuk klasik pedang jepang Era kini, cengan panjang pedang antara 67,5 – 75 cm, dengan lengkungan ringan, dan ujung tusuk medium (chu kissaki). Perubahan lain terjadi di akhir Era Muromachi dan Era Momoyama, dimana bilah pedang menjadi lebih lebar dengan ujung tusuk lebih besar, tapi perubahan ini sukar dibedakan, kecuali oleh mata yang terlatih

Setelah itu, Jepang memasuki masa damai 250 tahun yang dikenal dengan masa Edo …. Bentuk pedang juga berubah dan ini menandai akhir masa Koto (pedang lama) dan masuk ke masa Shinto (pedang modern)

Akhir Era Edo, pembuatan pedang sedang menurun, karena negara sedang dalam masa damai, banyak pedang yang dibuat hanya untuk pameran, bukan untuk perang. Pedang-pedang ini biasanya punya hamon (temper line) yang indah, kalau tidak mau dikatakan norak, dan ukiran-ukiran rumit (horimono). Dalam ilmu perpedangan jepang, masa ini dikatakan sebagai masa kemunduran pedang jepangmomoyamatachi30743Katana-Sukehiro-Edo-Period-_op_640x512

Lanjut Ke Sini klix aja tulisan ini Mengupas Penipuan Pedang Samurai Selendang dengan harga Milyaran

Ngaruwat Ngarumat Jagad

24 September , 2017 , Kategori : 1. Testimoni , Wisata Gaib dan Dunia Supranatural

Ngaruat Ngarumat Jagad السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ  SAMPURASUN ! Sebelumnya saya memohon maaf kepada pengunjung web mustika pusaka yang mungkin mengharapkan update lebih sering, karna banyak benda yang sudah termahar dan belum ada pilihan baru lagi.... baca selengkapnya

Perang Gaib dengan Jin Kiriman

Pengalaman ini dialami oleh salah seorang pemahar saya, sebenarnya banyak yang mengalami hal serupa dengan cerita yang berbeda – beda tapi pada ujungnya semuanya memikili akhir yang sama yaitu berujung pada pecah / hilangnya Batu Mustika mereka.... baca selengkapnya

Bisa Berkerja Di Amerika Setelah 3 Tahun Menganggur

13 February , 2016 , Kategori : 1. Testimoni , Wisata Gaib dan Dunia Supranatural

Sengaja saya pilihkan testimoni atau kesaksian ini untuk di posting karna testimoni ini banyak mewakili pertanyaan calon pemahar – pemahar selama ini,testimoni lainnya akan di update selanjutnya sebagai referensi dalam menentukan tempat pemaharan mustika berkualitas dan... baca selengkapnya

Testimoni Mustika Merah Delima Asli

Gambar diatas adalah dua Mustika Merah Delima milik saya yang sudah termaharkan, Tadinya saya tidak akan membuat blog ini namun karna pemahar saya membuat saya cukup miris dengan ngomongin saya di belakang dengan sedikit keterlaluan dan membandingkan... baca selengkapnya

Pengalaman Supranatural Dengan Khodam Mustika

15 December , 2015 , Kategori : 1. Testimoni , Wisata Gaib dan Dunia Supranatural

Di bawah ini adalah beberapa pengalaman supranatural pemahar dengan kekuatan yang berada pada mustika,,pengalaman ini dirasakan bukan hanya oleh pemilik mustika tapi juga ada beberapa dirasakan oleh anggota keluarganya yang lain,,insyaAllah kedepannya akan sangat banyak pengalaman... baca selengkapnya


Hotline : 081311078666 SMS Center : 081313389359 BB Messenger : KIRENG ireng.kencana@gmail.com